Anjing Laut, Mirip Manusia dalam Mengontrol Suara

.Dunia hewan selalu menyimpan kejutan yang luar biasa, terutama dalam hal cara mereka berkomunikasi satu sama lain. Selama ini, banyak orang menganggap bahwa kemampuan mengontrol suara secara kompleks hanya milik manusia. Namun, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa anjing laut ternyata memiliki bakat tersembunyi yang sangat mirip dengan kemampuan vokal kita. Anjing Laut, Mirip Manusia dalam Mengontrol Suara

Baca juga: Bagaimana Evolusi Srigala ke Anjing Terjadi?

Anjing laut adalah hewan karnivora yang merupakan kerabat dekat beruang, analisis molukuler menyatakan bahwa semua anjing laut berasal dari nenek moyang yang sama

Berikut adalah rangkuman menarik mengenai riset tersebut yang akan mengubah cara Anda memandang mamalia laut yang menggemaskan ini:

Anjing Laut: Sang Jenius Vokal dari Lautan

Penelitian ini berawal dari rasa penasaran para ilmuwan tentang bagaimana mamalia selain manusia mempelajari suara. Oleh karena itu, para ahli mulai melirik anjing laut pelabuhan (Phoca vitulina) karena mereka termasuk salah satu dari sedikit mamalia yang mampu meniru suara. Sebelumnya, kemampuan kontrol vokal yang presisi seperti ini dianggap sangat langka di dunia binatang.

Siapa Penelitinya dan Di Mana Riset Ini Berlangsung?

Studi yang sangat menarik ini digawangi oleh Andrea Ravignani bersama tim peneliti internasionalnya. Selain itu, lembaga utama yang menaungi riset ini adalah Max Planck Institute for Psycholinguistics yang berbasis di Nijmegen, Belanda. Untuk mendapatkan data yang akurat, tim peneliti bekerja sama dengan Seal Rehabilitation and Research Centre (SRRC) di Pieterburen, Belanda, untuk mengamati subjek penelitian mereka secara langsung.

Metode Penelitian: Menguji Anak Anjing Laut

Para ilmuwan menggunakan metode yang cukup unik dan teliti dalam riset ini. Pertama-tama, mereka melibatkan 15 ekor anak anjing laut yang sedang menjalani rehabilitasi sebelum kembali ke alam liar. Selanjutnya, tim peneliti memutar rekaman suara laut dengan berbagai tingkat kebisingan dan frekuensi di sekitar anjing laut tersebut.

Melalui cara ini, peneliti ingin melihat apakah anak anjing laut akan mengubah suara mereka untuk merespons gangguan suara di lingkungan mereka. Mereka merekam ratusan suara alami anjing laut dan menganalisis setiap perubahan nada atau durasi yang terjadi saat suara latar diputar.

Hasil Temuan yang Mengejutkan

Berdasarkan pengujian tersebut, tim dari Max Planck Institute menemukan hasil yang sangat signifikan:

  • Kontrol Nada Suara: Anak anjing laut ternyata mampu mengubah nada suara (fundamental frequency) mereka untuk menyesuaikan diri dengan kebisingan di sekitar.
  • Adaptasi Cerdas: Saat suara latar menjadi lebih bising, anjing laut tersebut cenderung menurunkan nada suara mereka agar tetap terdengar jelas.
  • Kemampuan Sejak Dini: Menariknya, kemampuan ini sudah muncul sejak mereka masih sangat muda, yang menunjukkan bahwa kontrol vokal adalah bakat alami yang kuat pada spesies ini.
  • Mirip Manusia: Para peneliti menyimpulkan bahwa mekanisme kontrol saraf pada pita suara anjing laut memiliki kemiripan struktur dengan cara manusia mengontrol suara saat berbicara.

Kesimpulan

Singkatnya, penemuan ini membuktikan bahwa anjing laut adalah subjek yang sangat berharga untuk memahami asal-usul bahasa dan kemampuan bicara manusia. Dengan demikian, riset dari Max Planck Institute ini membuka pintu baru bagi ilmu pengetahuan dalam mempelajari evolusi komunikasi mamalia. Oleh sebab itu, mari kita terus dukung upaya pelestarian anjing laut agar mereka tetap bisa “bernyanyi” di lautan luas. Anjing Laut, Mirip Manusia dalam Mengontrol Suara


Jurnal Referensi:

  • Laura Torres Borda, Heikki Rasilo, Anna Salazar Casals, Yannick Jadoul, Andrea Ravignani. 2021. Vocal plasticity in harbour seal pups. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 2021; 376 (1840) DOI: 10.1098/rstb.2020.0456