Manfaat Kacang Pistachio, Cemilan Sehat untuk Penderita Diabetes

Tahukah anda, camilan malam yang dapat mengubah kesehatan usus dan mencegah diabetes?  Nah, menurut studi mengonsumsi camilan pistachio di malam hari dapat mengubah bakteri usus sehingga mendukung kesehatan metabolisme yang lebih baik bagi penderita pradiabetes. Manfaat Kacang Pistachio, Cemilan Sehat untuk Penderita Diabetes

Baca juga: 6 Makanan yang dapat menurunkan Kolestrol

Kacang pistachio merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang populer dan sering dijadikan camilan sehat. Kandungan nutrisinya yang kaya membuat pistachio menjadi pilihan camilan yang penuh gizi, baik untuk kesehatan jantung, kontrol berat badan, hingga mendukung kesehatan pencernaan.

Pistachio adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang berasal dari pohon pistachio (Pistacia vera), anggota keluarga kacang mete. Kacang ini dikenal karena warnanya yang hijau cerah dan cangkangnya yang keras dan berwarna krem.

Pistachio bukan tanaman yang tumbuh di Indonesia melainkan tanaman impor dari negara Timur Tengah, yang biasanya sering dijadikan oleh-oleh. Namun kacang ini juga sudah jadi produk komersil yang bisa anda dapatkan melalui marketplace di Indonesia, dengan harga rata-rata Rp300.000/kg.

Kacang  Pistachio Menyehatkan Mikrobioma Usus

Sebuah studi baru yang dipimpin oleh Kristina Petersen, profesor madya ilmu gizi di Penn State, menemukan bahwa konsumsi pistachio di malam hari memengaruhi bakteri usus pada orang dewasa dengan pradiabetes. Menurut Petersen, temuan ini mungkin terbukti signifikan bagi orang-orang yang sedang berupaya meningkatkan kesehatan metabolisme mereka.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Current Developments in Nutrition menunjukkan bahwa mengganti camilan berbasis karbohidrat dengan pistachio dapat mengubah mikrobioma usus. Studi sebelumnya juga menunjukkan bahwa pistachio memiliki efek yang serupa terhadap glukosa darah seperti 15 hingga 30 gram karbohidrat.

Terrence Riley, penulis utama penelitian ini mengatakan bahwa, “Rekomendasi diet umum bagi penderita pradiabetes adalah mengonsumsi camilan malam hari yang terdiri dari 15 hingga 30 gram karbohidrat untuk membantu mengatur kadar glukosa darah di malam hari dan pagi hari.

Dan mengonsumsi dua ons pistachio setiap malam selama 12 minggu menghasilkan profil komunitas mikroba feses yang berbeda secara signifikan  dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi 15 hingga 30 gram camilan karbohidrat. Kelompok bakteri tertentu termasuk Roseburia dan anggota famili Lachnospiraceae yang dikenal sebagai bakteri “baik” yang menghasilkan asam lemak rantai pendek bermanfaat seperti butirat lebih banyak setelah konsumsi Pistachio.

Pistachio tampaknya mampu mengubah lanksap mikroba usus secara signifikan pada orang dewasa dengan pradiabetes,  terutama jika dikonsumsi sebagai camilan malam hari.

Mengurangi jumlah Bakteri Buruk dalam Darah dan Ginjal

Petersan mencatat bahwa peserta yang mengonsumsi pistachio  juga mengalami pengurangan pada bebrapa kelompok bakteri yang telah dikaitkan dengan hasil metabolisme yang kurang baik.

Petersan juga mengatakan bahwa, “kadar Blautia hydrogenotrophica, bakteri yang membantu menghasilkan senyawa yang dapat menumpuk di dalam darah dan membahayakn kesehatan ginjal dan jantung menurun setelah mengonsumsi pistachio. Kadar eubacterium flavonifractor yang mencegah senyawa antioksidan bermanfaat dari makanan seperti pistachio juga menurun.

Demikian artikel tentang Manfaat Kacang Pistachio, Cemilan Sehat untuk Penderita Diabetes. Semoga bermanfaat!

Refrensi: