Cara Manaikkan dan Menurunkan Alkalinitas Perairan Tambak

Mahsun saleh S.Si

0 Comment

Link
menaikkan alkalinitas

Cara Manaikkan dan Menurunkan Alkalinitas Perairan Tambak. Alkalinitas adalah besaran yang menunjukan kandungan ion bikarbonat dan karbonat dalam air. 

Pada dasarnya perairan mengandung karbonat. Dari reaksi Karbondioksida (CO2 dan Air (H2O) Atau kandungan kapur yang tinggi pada perairan

Reaksi pembentukan:

H2O + CO2 —> H2CO3 

CaCO3 + CO2 + H2O —> Ca+ + 2 HCO3ˉ

Masalalahnya adalah kontrol, apakah ketersediaan karbonat di perairan mampu atau tidak untuk menjaga kondisi pH.

Baca juga: 10 Parameter uji kualitas air

Kenaikan dan penurunan Alkalinitas

Kenaikan alkalinitas didifiniskan sebagai penurunan pH asam dengan adanya ion bikarbonat berlebih. Dan penurunan alkalinitas adalah kurangnya ion bikarbonat untuk bereaksi dengan H+ dalam air sehingha pH asam menjadi tinggi.

Kondisi alkalinitas adalah kondisi di mana terjadi reaksi pembufferan atau penetralan asam pH kisaran 6,8. 

Pada air tawar nilai alkalinitas tinggi karena kandungan ion karbonaat yang dominan, dan pada air laut penurunan dan kenaikan pH lebih flukuatif sehingga pengkondisian alkalinitas sangat penting. Alkalinitas yang cukup mengontrol fluktuasi kenaikan pH kisaran 0,2-0,5 di perairan budidaya pada pagi dan sore hari.

Nilai Alkalinitas dinyatakan dalam satuan ppm (ml/liter) kalsium karbonat CaCO3. 

Pada budidaya perairan nilai alkalinitas yang tinggi lebih dari 40mg/liter CaCO3 (hard water) dianggap lebih produktif dibanding dengan nilai alkalinitas kurang dari 40mg/liter CaCO3 (Soft water).

Proses Alkalinitas

Mekanisme pertahanan perairan terhadap berbagai perubahan pH atau dengan istilah kapasitas pem-buffer-an pH melalui alkalinitas dengan proses sebagai berikut:

CO2 + H2O <—> H2CO3 <—> H+ + HCO3ˉ <—>CO3= + 2H+

CO3= (ion karbonat) pada keseimbangan kimia di atas, bertindak sebagai faktor alkalinitas air.

Cara Uji Alkalinitas Perairan Budidaya Tambak

Uji alkalinitas (Penambahan methyl orange)

Analisa ini bertujuan untuk mengetahui nilai konsentrasi basa CaCO3 yang terdiri dari karbonat, bikarbonat, dan hidroksida yang berfungsi sebagai buffer pH dalam mengurangi perubahan pH secara drastis dalam proses budidaya 

Alat – bahan dalam uji alkalinitas, yaitu:

  • H₂SO4 
  • Indikator PP ( Phenopthalen ) 
  • Indikator MO ( Methyl Orange )
  • Pembuatan Larutan Indikator 

Larutan H₂SO4 = Ambil 5 ml larutan H₂SO4 sebanyak 5.5ml kemudian encerkan dengan aquadest 1 L (larutan stok). 

Ambil 100ml larutan stok untuk diencerkan dengan aquadest 1000ml 

Indikator PP = Timbang 0,2 mg serbuk Indikator PP kemudian larutkan dalam aquadest 100 ml 

Indikator MO = Timbang 0,2 gram serbuk MO kemudian larutkan dalam aquadest 100 ml 

Uji Alkalinitas oleh PT. Cheil Jedang Feed Jombang

Berikut metode uji alkalinitas pada tambak budidaya udang PT CJ:

  1. Ambil 50 ml sampel 
  2. Tambah 2 tetes indikator phenolptalein (merah muda)
  3. Titrasi dengan H2SO4 0,02N sampai tidak berwarna (a ml)
  4. Tambah 2 tetes indikator metil orange (kuning muda)
  5. Titrasi dengan H2SO4 0,02N dari warna kuning sampai berubah menjadi orange 
  6. Catat nilai H2SO4 0,02N (b ml)

Nb: Apabila pada waktu pemberian phenolptalein tidak terjadi perubahan warna menjadi merah muda, maka langsung tambahkan methil orange, selanjutnya titrasi dengan H2SO4 0,02N

Perhitungan:

Alkalinitas CO3 = a ml x 40 (ppm)

Alkalinitas HCO3 = (b-a) x 20 (ppm) 

Total Alkalinitas = Alk. CO3 + Alk. HCO3 (ppm)

Uji alkalintas PT Suri Tani Pemuka

Berikut metode uji alkalinitas pada tambak budidaya udang PT STP, yaitu:

  • Ambil 25ml sampel air dan masukkan dalam erlenmeyer Tambahkan 3 tetes indikator PP lalu homogenkan.
  • Jika warna berubah menjadi warna merah muda lakukan titrasi H₂SO4 0,02N hingga berwarna jernih. Catat volume H₂SO4 yang dipakai (a ml)
  • Kemudian tambahkan lagi 3 tetes indikator MO, homogenkan lalu titrasi dengan H₂SO4 0,02N hingga berubah menjadi merah jingga . Catat volume H₂SO4 yang dipakai (b ml) 

Penghitungan menggunakan rumus 

P = ( a + b ) x0,02x50x1000 / 25 = 40 ( a + b )

Cara Manaikkan dan Menurunkan Alkalinitas Perairan Tambak

Dari pemahaman di atas menurunkan atau menaikaan alkalinitas secara konsep adalah menghilangkan atau menambah CO3

Menurunkan Alkalinitas pada budidaya perairan jarang terjadi, namun jika terjadi, perlakuan paling aman adalah dengan penggantian air. Penambahan asam jarang dilakukan.

Untuk meningkatkan nilai Alkalintias paling umum dengan manambah zat kapur (CO3)

Jenis zat kapur dalam budidaya perairan

Beberapa jenis karbonat atau zat kapur yang banyak digunakan dalam meningkatkan alkalinitas perairan, yaitu:

  • Kapur pertanian/kaptan (CaCO3)
  • Dolomit (CaMg (CO3)2),
  • Kapur api (CaO), dan K
  • apur hidrat (Ca(OH)).

Selain menaikkan angka alkalinitas atau menurunkan pH asam kapur juga berfungsi sebagai:

  • Menyediakan sumber Calsium (Molting) 
  • Memoercepat penguraian zat organik

Demikian Cara Manaikkan dan Menurunkan Alkalinitas Perairan Tambak. Silahkan tambahkan info, metode atau tambahan refrensi. Semoga bermanfaat!

Share:

Related Post

Tinggalkan komentar