Penelitian, Olahraga yang disukai Lebih Utama dibanding Program Target . Tahukah Anda, kepribadian seseorang dapat mempengaruhi jenis latihan olahraga yang dipilih. Hal ini diungkapkan oleh penelitian terbaru dari Universitas College London (UCL). Kepribadian ini mempengaruhi kesenangan dan konsistennya seseorang dalam menjalani latihan olahraga yang dipilih. Kepribadian orang-orang yang terlibat dalam berbagai jenis olahraga terorganisir cenderung bervariasi. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana kepribadian mempengaruhi jenis olahraga yang sebenarnya disukai.
Studi baru yang diterbitkan dalam Frontiers in Psychology, meneliti apakah ciri-ciri kepribadian individu berhubungan dengan kesenangan berbagai jenis latihan, apakah peserta menyelesaikan program latihan yang ditentukan, dan dampak selanjutnya pada tingkat kebugaran mereka.
Baca juga: Manfaat Olahraga di Malam Hari bagi Penderita Diabetes
Penulis pertama studi dari UCL Surgery & Interventional Science dan Institute of Sport, Exercise and Health (ISEH), Dr. Flaminia Ronca mengatakan: “Kita tahu bahwa populasi global semakin tidak aktif. Kita sering mendengar tentang orang-orang yang mencoba menjadi lebih aktif, tetapi kesulitan untuk membuat perubahan yang konsisten. Dalam studi ini, kami ingin memahami bagaimana kepribadian dapat mempengaruhi hal ini untuk mendukung pengembangan intervensi yang efektif untuk perubahan perilaku kesehatan.”
Bagaimana Kepribadian Mempengaruhi Kesenangan Berolahraga
Meskipun tidak semua ciri kepribadian memiliki kaitan dengan kesenangan berolahraga, beberapa hubungan yang terkait ditemukan melalui penelitian.
Kaum ekstrovert cenderung sangat senang dengan latihan intensitas tinggi, seperti latihan interval intensitas tinggi dan tes kebugaran bersepeda intensitas maksimum.
Individu yang memiliki sifat neurotisisme yang kuat merespons intervensi olahraga dengan baik, tetapi lebih menyukai intensitas yang meledak-ledak daripada intensitas yang berkepanjangan. Mereka juga lebih suka tidak dipantau, seperti tidak mencatat detak jantung mereka selama menjalani program, yang menunjukkan bahwa individu-individu ini mungkin menghargai adanya ruang untuk kemandirian dan privasi saat berolahraga.
Individu yang teliti cenderung memiliki tingkat kebugaran yang menyeluruh, artinya mereka cenderung memiliki skor kebugaran aerobik dan kekuatan inti yang lebih tinggi, dan umumnya lebih aktif secara fisik. Namun, ketelitian tidak menjamin kesenangan yang lebih tinggi terhadap jenis olahraga tertentu. Para penulis sekaligus tim peneliti mengatakan hal ini mungkin karena individu yang teliti cenderung didorong oleh hasil terkait kesehatan dari aktivitas fisik. Alih-alih kesenangan, yang menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap program tersebut mungkin bukan karena kesenangan, melainkan karena “baik untuk mereka”.
Dampak Kepribadian dan Olahraga Terhadap Stress
Profesor Paul Burgess, penulis studi dari Institut Ilmu Saraf Kognitif UCL, mengatakan: “Kami menemukan bahwa orang-orang yang memiliki skor lebih tinggi dalam sifat kepribadian neurotisisme menunjukkan penurunan stres yang sangat signifikan ketika mereka mengikuti latihan kebugaran yang direkomendasikan dalam studi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa mungkin ada manfaat khusus dalam pengurangan stres bagi mereka yang memiliki sifat ini.”
Para peneliti menyimpulkan bahwa hal terpenting yang dapat dilakukan orang untuk meningkatkan tingkat aktivitas mereka adalah menemukan sesuatu yang mereka sukai, yang akan membuat mereka lebih mungkin melakukannya secara terus-menerus. Peneliti dari UCL juga menambahkan bahwa kunci untuk terus berolahraga dan menuai manfaat dari olahraga dalam jangka panjang mungkin sesederhana melakukan sesuatu yang disukai.
Demikian artikel tentang Penelitian, Olahraga yang disukai Lebih Utama dibanding Program Target. Intinya, lakukan olahraga yang Anda sukai sebagai alasan utama. Olahraga bukan hanya tentang manfaat fisik yang dirasakan sehari, tapi juga untuk kesehatan mental dan untuk jangka panjang.
Referensi Jurnal :
- Flaminia Ronca, Benjamin Tari, Paul W. Burgess, Cian Xu. 2025. Personality traits can predict which exercise intensities we enjoy most, and the magnitude of stress reduction experienced following a training program. Frontiers in Psychology. DOI:10.3389/fpsyg.2025.1587472







Tinggalkan komentar