Otak Kiri atau Kanan yang Mengatur Kreativitas? Ini Faktanya!

Selama ini masyarakat luas meyakini bahwa kreativitas hanya berasal dari otak kanan, namun penelitian terbaru memberikan sebuah perspektif yang berbeda. Penelitian yang dipimpin oleh John Kounios dan David Rosen dari Drexel University ini bertujuan mengungkap rahasia di balik proses kreatif. Melalui pengujian terhadap para musisi, mereka menemukan bahwa kreativitas melibatkan kerja sama yang sangat kompleks antara kedua belahan otak manusia. Otak Kiri atau Kanan yang Mengatur Kreativitas? Ini Faktanya!

Penelitian Kreativitas Melalui Uji Pemain Gitar Jazz

Para peneliti memilih untuk menguji para musisi karena proses improvisasi musik dianggap sebagai bentuk nyata dari sebuah kreativitas spontan. Dalam studi ini, mereka melibatkan sebanyak 32 pemain gitar jazz yang memiliki tingkat pengalaman yang sangat beragam satu sama lain. Melalui partisipasi para gitaris ini, tim peneliti dapat melihat bagaimana aktivitas otak berubah sesuai dengan tingkat kemahiran yang dimiliki.

Langkah-langkah Penelitian yang Dilakukan

Untuk mendapatkan data yang akurat, tim peneliti dari Drexel University menggunakan teknologi medis canggih untuk merekam aktivitas listrik pada otak. Berikut adalah rincian mengenai tahapan penelitian yang dilakukan oleh para ahli tersebut untuk membedakan aktivitas otak kiri dan kanan:

  • Perekaman Aktivitas EEG: Para peneliti merekam aktivitas listrik otak para musisi tersebut dengan menggunakan alat yang dikenal dengan sebutan High-Density EEG.
  • Proses Improvisasi Musik: Setiap pemain gitar diminta untuk melakukan improvisasi musik jazz sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki pada saat pengujian berlangsung.
  • Penilaian Kualitas Kreatif: Hasil rekaman musik dari para gitaris tersebut kemudian dinilai oleh para ahli musik untuk menentukan tingkat kreativitas setiap individu.
  • Analisis Perbandingan Data: Tim peneliti membandingkan data aktivitas otak antara pemain gitar yang sudah sangat berpengalaman dengan mereka yang masih kategori pemula.

Perbedaan Aktivitas Otak Antara Ahli dan Pemula

Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan yang sangat mencolok mengenai bagian otak mana yang digunakan berdasarkan jam terbang para musisi. Hal ini membuktikan bahwa kreativitas tidaklah bersifat statis, melainkan dapat bergeser seiring dengan bertambahnya kemampuan teknis yang dimiliki seseorang.

  • Dominasi Otak Kanan pada Ahli: Musisi yang sudah sangat berpengalaman cenderung lebih banyak menggunakan bagian otak kanan mereka ketika sedang melakukan improvisasi musik jazz.
  • Dominasi Otak Kiri pada Pemula: Sebaliknya, pemain gitar yang masih pemula justru lebih banyak mengandalkan bagian otak kiri mereka untuk memikirkan aturan-aturan musik.
  • Proses Berpikir Sadar: Pemain pemula lebih banyak menggunakan otak kiri karena mereka masih harus secara sadar mengikuti instruksi serta teknik dalam bermain.
  • Proses Otomatisasi Kreatif: Para ahli dapat melepaskan kontrol sadar otak kiri sehingga otak kanan dapat bekerja secara bebas untuk menghasilkan ide-ide baru.

Hasil Temuan Berdasarkan Tingkat Pengalaman

Berdasarkan data yang terkumpul, tim peneliti menyimpulkan bahwa kreativitas adalah sebuah hasil dari perjalanan panjang dalam menguasai sebuah keahlian tertentu. Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi hasil akhir dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal NeuroImage tersebut bagi kita:

  • Kreativitas Pemula: Bagi mereka yang baru belajar, kreativitas sering kali muncul dari aktivitas otak kiri yang bersifat sangat logis dan terstruktur.
  • Kreativitas Ahli: Bagi para ahli, kreativitas yang sesungguhnya akan muncul ketika mereka sudah mampu melepaskan kendali logis dari bagian otak kiri.
  • Fleksibilitas Belahan Otak: Penelitian ini menegaskan bahwa baik otak kiri maupun otak kanan sama-sama memiliki peran penting dalam mendukung setiap proses kreatif.
  • Pentingnya Pengalaman Teknis: Seseorang harus menguasai teknik dasar terlebih dahulu agar otak kanan dapat bekerja secara maksimal untuk menghasilkan sebuah karya kreatif.

Kesimpulan: Kerja Sama Antara Dua Belahan Otak

Hasil studi dari para ilmuwan di Drexel University ini akhirnya mematahkan mitos bahwa kreativitas hanya milik bagian otak kanan saja. Kreativitas merupakan sebuah proses dinamis yang melibatkan perpindahan kendali dari otak kiri menuju otak kanan seiring dengan bertambahnya pengalaman. Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa penguasaan keahlian yang matang adalah kunci utama untuk membuka potensi kreativitas yang sebenarnya. Otak Kiri atau Kanan yang Mengatur Kreativitas? Ini Faktanya!


 “Jika kreativitas didefinisikan dalam hal kualitas suatu produk, seperti lagu, penemuan, puisi atau lukisan, maka belahan kiri memainkan peran kunci,” kata Kounios. “Namun, jika kreativitas dipahami sebagai kemampuan seseorang untuk menghadapi novel, situasi yang tidak dikenal, seperti halnya untuk improvisasi pemula, maka belahan kanan memainkan peran utama.” Studi ini, “Kontribusi Dual-Proses untuk Kreativitas dalam Improvisasi Jazz: Sebuah Studi SPM-EEG” didanai oleh hibah dari National Science Foundation. Itu diterbitkan dalam jurnal NeuroImage. Rekan penulis termasuk Yongtaek Oh, mahasiswa doktoral; Brian Erickson, peneliti pasca-doktoral; Fengqing (Zoe) Zhang, PhD; dan Youngmoo Kim, PhD, dari Drexel.

Jurnal Refrensi:

  • David S. Rosen, John Kounios, Yongtaek Oh, Brian Erickson, Fengqing (Zoe) Zhang, Youngmoo E. Kim, . 2020. Dual process contributions to creativity in jazz improvisations: An SPM-EEG study. NeuroImage, 2020; 213: 116632 DOI: 10.1016/j.neuroimage.2020.116632