Rangkuman Materi Fisika kelas 10 sma semester 1 & 2
6. Gerak Melingkar
Gerak Melingkar adalah gerak objek mengelilingi suatu titik tetap dengan lintasannya berupa lingkaran. Seperti gerak pelanet mengelilingi matahari.
Frekuensi (f) adalah banyaknya putaran yang dilakukan objek dalam satu detik. Periode (T) adalah waktu yang dibutuhkan objek untuk menyelesaikan satu putaran penuh.
f=n/t
T=t/n
T=1/f
n= Banyak putaran
t = waktu
Kecepatan dan percepatan gerak melingkar
w(omega)= v/r
v=kecepatan garis lurus/linier (m/s)
R= jari-jari lintasan (m)
Kecepatan sudaut dicari jika f dan T sudah ditentukan
w=2phi.f
w=2phi/T
phi=22/7 atau 3,14
Percepatan sentripetal (as) adalah suatu percepatan objek yang mengarah ke titik pusat lintasan. Percepatan sentripetal menyebabkan gaya sentripetal (Fs).
Persamaan gaya sentripetal
£Fs= m.as = m.w(omega)^2.r= mv^2/r
7. Gerak parabola
Gerak Parabola atau gerak peluru adalah gerak yang membentuk sudul elevensi pada bidang horizontal, atau gabungan dari GLB (Horizontal) sumbu X dan GLBB (vertikel) sumbu Y. Sederhananya gerak parabola dilihat ketika bola dilemparkan dan jatuh dengan membentuk sudut melengkung.
3 titik penting yang terbentuk dalan gerak parabola, yaitu:
- Titik awal gerak
- Titik puncak maksimal dan
- Titik akhir lintasan
Vox= vo Cos$
Voy=Vo sin $
Voxy= kevepatan awal pada sumbu
Vo= kecepatan awal (m/s)
$= Sudut elevasi
8. Hukum Newton
Hukum Newton adalah teori yang menjelaskan tentang hubungan gaya dan gerak yang disebabkannya.
Bunyi Hukum 1 Newton ” jika gaya yang bekerja pada suatu benda adalah nol maka benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak” juga disebut hukum kelembaban dan inersia
Sifat kelembaban dipengaruhi oleh massa, semakin besar massanya semakin besar pula kelembabannya. Massa disebut sebagai besaran inersia, senakin besar massa benda gaya yang dibutuhkan untuk eksklerasi dan percepatan.
Hukum II Newton “Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja padanya”.
Persamaan:
€F= m . a
F= gaya total yang bekerja pada N
m= massa benda
a = percepatan benda
Hukum III Newton ” Ketika suatu benda memberikan gaya pada benda kedua, benda kedua tersebut memberikan gaya yang sama besar tetapi berlawanan arah terhadap benda pertama”
F1 = -F2
F1= gaya yang diberikan pada benda 2(N)
F2= gaya yang diterima kembali pada benda 1(N)
9. Gaya gesek
Gaya gesek adalah gaya yang berlawanan arah dengan arah gerak benda. Besarnya gaya dipengaruhi oleh kondisi permukaan bidang yang bergesekan.
Gaya gesek statis adalah gaya yang bekerja pada benda yang diam dan tepat saat akan bergerak.
Gaya gesek kinetis adalah gaya yang bekerja pada benda yang mulai bergerak.
10. Usaha dan energi
Usaha adalah besarnya energi untuk merubah posisi benda yang diberikan gaya.
W= F . x
W= usaha
F= gaya
x= jarak perpindahan objek
Energi adalah kemanpuan untuk melakulan usaha.
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya.
EK= 1/2m . V^2
m= massa benda
v= kecepatan benda
Hibungan usaha dan energi kinetik
W= DeltaEK = 1/2m . (V2^2-V1^2)
Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya
EP= mgh
g= gravitasi
h= Ketinggian benda
Hubungam usaha dan energi potensial
W= delta EP= mg(h2-h1)
Energi mekanik adalah energi yang berhubungan dengan gerak dan posisi benda.
EM= EK + EP
11. Hukum kekealan energi
Adalah hukum yang menjelaskan bahwa energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan namun dapat diubah bentuknya.
Aplikasi hukum kekalan energi
Adapun aplikasi atau kegunaan dari penerapan hukum kekekalan energi, yaitu:
- Banyak dalam kehidupan sehari hari seperti Mesin mobil motor yang mengubah bahan bakar menjadi energi
- Pemanas air dll.
Demikian Rangkuman Materi Fisika kelas 10 sma semester 1 & 2. Adapun jika ada kesalahan notasi dalam memberikan simbol, kami mohon maaf hal ini karena keterbatasan fitur di gawai kami saat menulisnya. Terimakasih




Terima kasih banyakk
-Kamilah Pascayuna Nurmalika