Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sembuh dari Virus (ex.Covid-19) Akan Menjadi Kebal Terhadap Virus Tersebut

Ada yang menarik dari permainan virus dalam tubuh, tepatnya hebatnya tubuh manusia. Kita bisa memahami virus sebagai suatu masalah imun atau kekebalan tubuh yang terkalahkan, sel imun terserang, terinveksi, dikendalikan virus dan akhirnya secara total melumpuhkan sel tubuh. Imunitas adalah segalanya Mahluk hidup khususnya manusia memiliki sistem kekebalan tubuh yang bekerja sama.

Sistem Kerja Kekebalan Tubuh Manusia
Pixabay

Tubuh manusia dapat diakui memiliki daya tarik terhadap berbagai macam bakteri, virus,jamur dan parasit. sehingga tubuh manusia memiliki sistem pengaman sendiri (sistem imun). umumnya system imun manusia terdiri dari 2 sistem yaitu sistem Innet dan adaptive.

Sistem Pertama Kekebalan Tubuh
Sistem lnnet merupakan sistem pertahanan awal manusia, yang dimulai dari kulit hinggga sampai pada sel darah putih. insting manuisa berupa Respon, pengendalian diri juga merupakan bagian dari sistem innet. ketika sesuatu masuk dalam tubuh manusia yang sifatnya berbahaya, hal pertama yang dilakukan sebagai naluri manusia adalah berusaha secara visual untuk secepatnya menghilangkan hal berbahaya tersebut. namun ketika sesuatu masuk dalam tubuh, sebagai contoh sesuatu menembus kulit maka pada bagian ini sel darah putih akan
melakukan upaya untuk melawannya,
nanah menjadi bukti bahwa sistem innet kita masih mampu mengatasinya. sistem innet disebut juga sebagai sistem non spesifik, artinya ia berusaha menangkap segala macam penyakit.

Ketika sistem innet manusia tertembus atau tak mampu melawan sel sel berbahaya tersebut seperti contohnya virus corona covid-19, Maka selanjutnya yang akan bekerja adalah sistem pertahanan adaptiv.

Sistem Kedua Kekebalan Tubuh
Sistem adaptif pertahanan manusia ada dua yaitu Sel B dan Sel T.
Sel B pertama kali ditemukan di bagian anus unggas tepany di kolaka yang disebut Bursa of fabricow. Pada manusia SEI B ditemukan dibagian sum-sum Tulang (Bone marrow). penamaan sel B diambil dari Huruf depan ditemukannya pada mahluk hidup yaitu B( Bursa dan Bond).

Sel T ditemukan atau dikeluarkan dari Timus. System timus dalam tubuh
sebagai tempat pengaturan atau
penentuan kerja sel dalam melindungi
tubuh, sel T (Timus).

Cara Kerjanya:
Ketika sistem Innet tertembus dan masuk dalam jaringan darah, Sel darah putih beralih fungsi menjadi pengantar, pembawa penyakit atau antigen menuju kebagian sistem adaptiv . Sel B ketika menerima antigen yang dibawa sel darah putih ia akan melakuakan upaya membuat antibody dan dalam hal ini dibantu oleh sel T.H (timus halper).

Peroses pembuatan antibody pada sel B, sel B membelah menjadi dua bagian yaitu satu sebagai memory sel (Arsip yang berisi identitas antigen: Virus) dan satu sel B yang akan melakukan pembelahan lagi. Pembelahan selanjutnya Sel B tetsebut akan melakukan berbagai perintah pembentukan sel antibody yang sesuai dengan sifat dari antigen, dan satu sel antibody yang dihasilkan hanya mampu menangkap satu sel antigen yang identik, sel B juga disebut sel adavtif spesifik.

Sel B memory
Sel B Arsip digunakan ketika penyakit atau anti gen yang sama menyerang tubuh dilain waktu, sehingga sel B tidak membutuhkan waktu yang lama untuk melacak identitas penyakit dalam membuat antibodi. Itulah alasan mengapa anak-anak mendapatkan imunisasi vaksin diwaktu dini (misal campak dan rubella) lebih tepatnya sebagai aset memori masa depan, sehingga nanti ketika diperjalanan hidupnya ia terpapar penyakit yang membawa antigen campak dan rubella sel imun akan merseponnya sebagai penyakit tidak asing, tinggal memberi resep untuk membuat penawarnya didalam tubuh.

Itulah yang menjadi alasan mengapa judul artikel ini " ketika sesorang telah terpapar virus corona covod-19 kemudian sembuh ia akan menjadi kebal terhadap penyakit tersebut dalam artian resep penawarnya sudah ada didalam tubuh mereka.

Itu pula yang menjadi alasan mengapa covid-19 berbahaya membunuh banyak orang, virus tersebut merupakan antigen asing yang belum memiliki rekam jejak salam tubuh.

Karakter dari berbagai antigen (misal: virus), ada yang mampu dengan cepat
beradaptasi dengan system innet atau
sel darah putih, ketika antigen
mampu bersembunyi beradaptasi berbaur dibagian inti sel yang menyebabkan Sel B sebagai rekannya tak mampu menangkapnya sebagai zat berbahaya, disanalah virus tersebut membunuh dan mengganti sel-sel tubuh.

Perlawanan sel imun manusia tidak sampai disana ketika sel B mencapai batas kemampuannya saat itulah Sel T membantu. Berdasarkan kerjanya Sel T dibagi menjadi 3 bagian yaitu:
  • T.H ( timus helper)
  • T.C ( citoxsic)
  • T.R (Regulator)
Timus Helper (T.H) berfungsi membantu sel B menemukan antigen tersembunyi.

Timus Citoxic (T.C) sel ini bertindak sebagai "Sniper" yang menembak antigen yang tersembunyi dari sel B, banyaknya tembakan dari sel T.C ini sebanding dengan banyaknya antigen yang bersembunyi pada inti sel dan akibatnya akan terjadi kerusakan besar pada sel.

Timus Regulator (T.R) berfungsi sebagai control terhadap T.C, mengarahkannya untuk tidak banyak merusak sel.

Konsep Vaksin Virus
Vaksin virus/antigen selalu mengikuti dasar, sifat karakter bahkan berbahan dasar dari sel imun manusia. Bukan serta merta memiliki karakter sendiri, alih-alih akan dianggap antigen atau benda asing oleh sel imun. Dan tanpa melupakan, vaksin dibuat dari dua unsur yaitu adaptasi sel imun dan virus tersebut.

Kenapa ada yang sembuh dengan virus tanpa Vaksin, dengan vaksin atau meninggal?
Setiap individu memiliki tingkat, level kekebalan tubuh yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh gaya hidup, jadi jangan berharap kekebalan tubuh anda kuat dengan profesi pemabuk, prokok, jarang olahraga, dan gaya konsumtif yang buruk. Jadi kebiasan buruk sebenarnya jika dilihat dari sistem imun adalah tahap bunuh diri dan mati konyol, lakukan hal-hal sehat dan nikmati hidup dengan benar.



Post a Comment for "Sembuh dari Virus (ex.Covid-19) Akan Menjadi Kebal Terhadap Virus Tersebut"