Sunday, October 6, 2019

Kandungan Senyawa dan Manfaat Daun Sirsak Sebagai Obat Kesehatan

Salah satu tanaman obat yang ada diindonesia adalah sirsak. Sirsak  adalah salah satu tanaman yang sangat dikenal terutama karena pemanfaatn buahnya yang banyak dikonsumsi, selain buahnya, daging buah, daun dan bijinya juga memiliki manfaat.
Klasifikasi Ilmiah sirsak 

  • Kingdom      :Plantae
  • Tanpa takso :Angiospermae
  • Tanpa takso :Magnoliids
  • Ordo              :Magnoliakes
  • Famili            :Annonaceae
  • Genus            :Annona
  • Spesies          :A. Muricata

Sirsak merupakan tanaman dengar berbagai macam manfaat bagi kesehatan baik daging buah, daun dan maupun biji memiliki kandungan senyawa kimia yang bermanfaat untuk pengobatan. Menurut suranto 2011, kandungan senyawa dan manfaat kesehatan daun sirsak yaitu

Manfaat sirsak:
Sebagai antibakteri, antikanker, antivirus, antioksidan, antijamur, antiparasit, antihipertensi, antistres, dan menyehatkan sistem syaraf.
  • Sebagai Zat Anti kanker
Tanaman tingkat tinggi seperti sirsak diduga memiliki mikroba endofit yang berpotensi sebagai obat. Mikroba endofit bersimbiosis secara mutualisme dengan jaringan-jaringan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan fraksi senyawa kapang endofit daun sirsak memiliki aktivitas sitotoksik yang berbeda-beda pada sel kanker MCF-7. Hasil pengujian sitotoksik tiap fraksi kapang endofit daun sirsak terhadap sel kanker MCF-7 diketahui bahwa fraksi 5, 6 dan 8 merupakan fraksifraksi yang potensial sebagai bahan antikanker payudara dengan persen inhibisi rata-rata sama dengan kontrol positif, selanjutnya ketiga fraksi tersebut dianalisis komponen kimianya. Hasil analisis GC-MS pirolisis menunjukkan bahwa ketiga fraksi tersebut mengandung komponen senyawa Hexadecanoic acid; Octadecanoic acid; Dodecanoic acid; Tetradecanoic acid; Phthalic acid, di (2- propylpentyl) ester; Benzenedicarboxylic acid, bis (2-ethylhexyl) ester; p- Hydroxyphenethylalcohol; Docosane; Eicosane; Octacosane; dan Squalene. Kelompok senyawa tersebut memiliki aktivitas sebagai antikanker.

  • Daun sirsak sebagai zan anti bakteri
Daun sirsak dipercaya sebagai zat antibakteri salah satunya dapat menghambat bakteri bacillus subtilis srbagai bakteri gram positif dan escherichia coli serta penerapannya pada penyediaan lotion. Berdasarkan penelitian, ekstrak yang dapat bakteri menghambat bakteri tersebut adalah ekstrak metanol. Berdasarkan analisis FTIR ekstrak metanol diduga mengandung senyawa dihidroflavanol, dari analisis HPLC terdapat adanya quercetin.

Kandungan senyawa dalam daun, buah dan daging buah:
Buah sirsak: kandungan gizi terbanyak dalam buah sirsak adalah karbohidrat.

Kandungan mineral buah sirsak, yaitu:
  • 278 mg potasium (8% AKG)
  • 21 mg magnesium (5% AKG)
  • 0,1 mg thiamin (5% AKG)
  • 0,9 mg niasin (4% AKG)
  • 0,1 mg tembaga (4% AKG)
  • 0,1 mg riboflavin (3% AKG)
  • 14 mg Folat (3% AKG)
  • 0,6 mg zat besi (3% AKG)
  • 27 mg fosfor (3% AKG)
  • 0,3 mg asam pantotenat (3% AKG)

Daging buah sirsak: Mendgandung serat dan vitamin.

Daun sirsak: Mengandung senyawa tanin, fitosterol, kalsium oksalat, alkaloid murisin, monotetrahidrafuran, asetogenin seperti; anomorisin A dan B anomurisin  A dan B, gigantetrosin A, Annonasin-10-one, murikatosin A dan B, annonasin dan goniotalamisin.

Refrensi:
Ajeng putri nur indah sari, Ria. 2016. Lotion Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Bacillus subtilis dan Escherchia coli. UNNES: Semarang.

Tulandi, Silvester Maximus. 2017. Analisis Komponen Kimia Kapang Endofi  Daun Sirsak (Annona muricata L.) Yang Memiliki Aktivitas Antikanker Payudara MCF-7 IPB:Bogor.

Suranto, A. 2011. Dahsyatnya Sirsa Tumpas Penyakit. Pustaka Bunda: Jakarta.

Wikipedia
Honestdocs.id


Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun