Saturday, September 28, 2019

Praktik: Cara menentukan pH Larutan Asam-Basa Secara Teoritis dan Percobaan

Konsep Asam Basa
Konsep asam basa yang harus diingat setidaknya ada 10 yaitu:
  • Asam adalah suatu zat yang jika dilarutkan dalam air menghasilkan H+ sedangkan Basa menghasilkan OH- (Arheinus).
  • Reaksi asam-basa melibatkan reaksi serah terima Proton (H+). Dimana Asam bertindak sebagai Pendonor proton dan Basa sebagai akseptor atau penerima proton (Bronsted-Lowry).
  • Asam adalah akseptor (penerima) pasangan elektron dan basa adalah Pendonor pasangan elektron (Lewis)
  • Adanya serah terima elektron menyebabkan sifat dari asam-basa dapat menghantarkan arus listrik.
  • Asam di cirikan dengan rasa Masam (acidus) dan basa dicirikan pahit.
  • Asam dan Basa memiliki sifat berlawanan yang saling menetralkan (Acidimetri-alkalimetri)
  • Asam dan basa dapat dibedakan dari nilai pH secara teoritis (Perhitungan) kekuatan asam di mulai dari 7-1 sedangkan basa dari 7-14. 
  • Asam dapat mengubah warna kertas lakmus menjadi merah jambu sedangkan basa menjadi warna biru.
  • Asam bersifat korosif sedangkan basa kaustik
Jenis-jenis asam-basa, yaitu;
1. Asam Kuat
    Asam kuat yaitu Jenis asam dimana ia terionisasi dengan sempurna dalam larutan Atau ia benar-benar terdisosiasi dalam dalam air menjadi ion-ionnya (H+ dan anion X-). 
Contoh HCl---- H+ + Cl-
Asam kuat jumlahnya tidak banyak, diidentifikasi hanya ada 6 asam kuat, yaitu;
  • Asam sulfat (H2SO4)
  • Asam nitrat (HNO3)
  • Asam klorida (HCl)
  • Asam Bromida (HBr)
  • Asam Ioda/hydriodic (HI)
  • Asam perklorat (HClO4)
2. Asam lemah
    Asam kuat yaitu jenis asam dimana ia mengalami reaksi ionisasi yang tidak sempurna atau hanya srbagian dalam larutan. Sederhannya asam lemah adalah semua asam selain 6 asam kuat tersebut.

3. Basa kuat
    Basa kuat yaitu jenis basa dimana ia terionisasi sempurna membentuk OH- dalam air. Beberapa basa kuat, yaitu:
Kalium hidroksida (KOH)
  • Natrium Hidroksida (NaOH)
  • Caesium hidroksida (CsOH)
  • Litium hidroksida (LiOH)
  • Rubidium hidroksida (RbOH)
  • Barium hidroksida (Ba(OH)2)
  • Calsium hidroksida (Ca(OH)2)
  • dll
4. Basa lemah
    Asam kuat yaitu jenis basa dimana ia terionisasi sempurna membentuk OH- dalam air. Beberapa basa lemah yaitu;
  • Amoniak (NH3)
  • Amoniak hidroksida (NH4OH)
  • Hidroksilamine (NH2OH)
  • Besi hidroksida (Fe(OH)2)
  • Aluminium hidroksida (Al(OH)2)
  • dll.
Konsep pH Asam-Basa
Konsep pH muncul dari besaran konsentrasi ion H+ dan OH- dalam air, dalam larutan asam ataupun basa merupakan bilangan yang sangat kecil. Oleh karena itu untuk menyederhanakan bilangan kecil yang menunjukkan konsentrasi H+ seorang ahli kimia sorensen mengemukakan suatu konsep yang disebut pH ( Power of Hidrogen) yaitu harga negatif dari logaritma H+  yang dinyatakan  dengan persamaan

pH = - log [H+]
analog dengan pH adalah pOH dengan persamaan:
pOH = - log [OH-]

Praktik;
Dibuat larutan 50ml NaOH 0,1M 0,5M 0,05M dan HCl 0,1M 0,5M 0,05M. Tentukan pH larutan dengan kertas pH universal dan bandingkan dengan hasil pH teoritis!
Penyelesaian:
1. Pembuatan larutan baca disini
2. Cek pH dengan kertas lakmus berdasarkan pengamatan warna
3. Cek pH dengan perhitungan
    Rumus:
     pH = -log [H+]
     POH= -log [OH-]

Contoh: pH NaOH 0,5M
  NaOH-----》 Na+ + OH-
    OH-  = n.M
             = 1×0.5
             =5×10^-1
    pOH = -log [OH-]
    pOH = -log 5×10^-1
             = 1 -log 5
             = 1-0,698
             =0,3
   pH    = 14 -[pOH)
            =  14-0,3
            = 13,7

Contoh: pH HCl 0,01M
 HCl----》 H+  + Cl-
     H+  = n.M
            = 1 × 0.01
            =10^-2
    pH   = -log [H+]
            = -log 10×^2
            = 2 -log
            = 2

Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun