Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Isotop, Isobar, dan Isoton

1. Isotop

Salah satu teori Dalton menyatakan bahwa atom-atom dari unsur yang sama memiliki massa yang sama. Pendapat Dalton ini tidak sepenuhnya benar. Kini diketahui bahwa atom-atom dari unsur yang sama dapat memiliki massa yang berbeda. Fenomena semacam ini disebut  isotop.

Isotop adalah unsur-unsur sejenis yang memiliki nomor atom sama, tetapi memiliki massa atom berbeda atau unsur-unsur sejenis yang memiliki jumlah proton sama, tetapi jumlah neutron berbeda. Sebagai contoh, atom oksigen memiliki tiga isotop, yaitu:

168O , 178O , 188O

2. Isobar

Isobar adalah atom dari unsur yang berbeda (mempunyai nomor atom berbeda), tetapi mempunyai nomor massa yang sama. Sebagai contoh:

146C dengan  147 N ;


 2411Na dengan  2412Mg

3. Isoton

Isoton adalah atom dari unsur yang berbeda (mempunyai nomor atom berbeda), tetapi mempunyai jumlah neutron sama. Sebagai contoh:

136C  dengan 147 N ;   

3115 P    dengan   3216S

Rangkuman Beberapa Materi
1. Teori atom Dalton didasarkan atas tiga asumsi pokok, yaitu:
   a. Setiap unsur kimia tersusun oleh partikel-partikel kecil yang tidak dapat dihancurkan dan dipisahkan yang disebut atom. Selama mengalami perubahan kimia, atom tidak bisa diciptakan dan dimusnahkan.
   b. Semua atom dari suatu unsur mempunyai massa dan sifat yang sama, tetapi atom- atom dari suatu unsur berbeda dengan atom-atom dari unsur yang lain, baik massa maupun sifat-sifatnya yang berlainan.
   c. Dalam senyawa kimiawi, atom-atom dari unsur yang berlainan melakukan ikatan dengan perbandingan angka sederhana.

2. Model atom Thompson dianalogkan seperti sebuah roti kismis, di mana atom terdiri atas materi bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron bagaikan kismis dalam roti kismis. Karena muatan positif dan negatif bercampur jadi satu dengan jumlah yang sama, maka secara keseluruhan atom menurut Thompson bersifat netral.

3.  Model atom Rutherford menyatakan bahwa:
   a. Atom tersusun dari inti atom yang bermuatan positif, dan elektron-elektron bermuatan negatif yang mengelilingi inti.
   b. Semua proton terkumpul dalam inti atom, dan menyebabkan inti atom bermuatan positif.
   c. Sebagian besar volume atom merupakan ruang kosong. Hampir semua massa atom terpusat pada inti atom yang sangat kecil. Jari-jari atom sekitar 10-10 m, sedangkan jari-jari inti atom sekitar 10-15  m.
   d. Jumlah proton dalam inti sama dengan jumlah elektron yang mengelilingi inti, sedangkan atom bersifat netral.

4. Model atom Bohr dianalogkan seperti sebuah tata surya mini. Pada tata surya, planet-planet beredar mengelilingi matahari, sedangkan pada atom, elektron-elektron beredar mengelilingi atom, hanya bedanya pada sistem tata surya setiap lintasan (orbit) hanya ditempati 1 planet, sedangkan pada atom setiap lintasan (kulit) dapat ditempati lebih dari 1 elektron.

5. Partikel dasar penyusun atom adalah proton ,elektron, dan neutron.

6. Hubungan antara nomor atom, massa atom, dan jumlah neutron adalah:
Nomor atom (Z) = jumlah proton = jumlah elektron
Massa atom (A) = jumlah proton + neutron
Jumlah neutron = A – Z

7. Isotop adalah atom dari unsur yang sama, tetapi berbeda massa. Perbedaan massa disebabkan perbedaan jumlah neutron. Atom unsur yang sama dapat mempunyai jumlah neutron yang berbeda. Isobar adalah atom dari unsur yang berbeda, tetapi mempunyai nomor massa sama. Isoton adalah atom dari unsur yang berbeda, tetapi mempunyai jumlah neutron sama.

(Kimia SMA Kelas X, Budi Utami dkk, 2009 Hal.16-17)

Post a comment for "Isotop, Isobar, dan Isoton"