Tuesday, December 11, 2018

Unsur Polonium (Po) , Artikel lengkap

Sebelum tahun 1898 , Uranium dan Thorium merupakan satu-satunya unsure radiaoaktif yang diketahui. Sampai fisikawan Polandia-Prancis , Mrie Curie menemukan polonium menjadi salah satu unsure kimia yang sangat reaktiv  . Penamaan polonium diambil dari tanah kelahiran Curie yaitu di Polandia .

Polonium tidak memiliki banyak manfaat langsung bagi manusia , Sebagian besar penggunaannya didominasi untuk pembuatan senjata kimia , sebagai pemicu dalam Bom Atom . dan Polanium merupakan Racun yang diduga dalam kematian profil tinggi .

Dalam penggunaanya secara komersial , polonium digunakan untuk menghilangkan listrik static dimesin atau debu dari film fotografi dan juga sebagai sumber panas ringan untuk daya thermoelektic dalam ruang satelit .

Dalam susunan tabel priodik unsure ia terletak pada golongan VI A atau grup 16 priode 6 , dikalsifikasikan dalam logam karena konduktivitas listrik polonium menurun ketika temperaturnya naik , menurut Society of Chemistry . Merupakan unsure logam yang paling berat dari Chacogens yaitu sekelompok unsure sebagai keluarga Oksigen .

Diketahui Polonium memiliki 33 isotop (unsure sama dengan jumlah neutron berbeda) dan semuanya bersifat radioaktif .  Ketidakstabilan polonium inilah yang membuatnya menjadi kandidat yang pas untuk digunakan dalam Bom Atom .



Karakteristik Fisik Polonium
  • Memiliki Nomor Atom 84
  • Berat Molekul (BM) : 209
  • Densitas : 9.32 grm /cm3
  • Titik lebur : 254ᵒC
  • Titik didih : 962ᵒC
  • Isotop paling umum : Po-210 (138 waktu paruh)

Sejarah ditemukannya polonium
         Penemuan Polanium berawal ketika Curie dan suaminya Pierre Curie mencari sumber radioaktivitas dalam bijih uranium yang kaya secara alami yang disebut Pitchblende. Mereka menemukan bahwa pitchblende yang tidak dimurnikan lebih radioaktif dari uranium yang dipisahkan darinya . sehingga mereka berpendapat bahwa pitchblende menyimpan setidaknya satu elemen radioaktif lainnya .

The Curies dengan Pitchblende yang lebih banyak mereka secara kimia memisahkan senyawa dalam mineral tersebut . setalah berbulan-bulan bekerja akhirnya mereka berhasil mengisolasi unsure radioaktif polanium , yaitu zat radioaktif yang 400 kali lebih banyak daripada uranium , menurut Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) .

Mengekstrak Polonium 
          Mengekstrak Polonium adalah hal yang sangat menantang , karena jumlahnya yang sangat kecil , dari 1 ton bijih Uranium hanya mengandung 100 mikrogram (0.0001 grm) Polonium. Meski demikian Curie mampu menarik isotop yang sekarang dikenal sebagai polonium-209, menurut Royal Society of Chemistry.

Jejak Po-210 dapat ditemukan ditanah dan udara . Misalnya , Po-210 dihasilkan selama peluruhan radon-222 gas yang merupakan hasil peluruhan radium. Pada siklusnya Radium merupakan produk dari peluruhan Uranium .

Polonium merupakan elemen alami yang langka , walaupun ditemukan di bijih uranium namun nilianya dianggap tidak ekonomis karena hanya ada 100 mikrogram polonium dalam 1 ton (0.9 metrik ton) bijih uranium , menurut Jefferson Lab.

Menurut Royal Society of Chemistry , Sebaliknya Polonium dapat diperoleh dengan membombardir bismuth-209 (isotop stabil) dengan neutron dalam reactor nuklir. Hal tersebut menciptakan radioaktif bismuth-210 yang kemudian meluruh menjadi polonium melalui proses yang disebut peluruhan beta .
Komisi pengaturan nuklir Amerika Serikat memperkirakan bahwa hanya sekitar 100 gram (3.5 ons) Polonium-210 yang diperoduksi diseluruh dunia setiap tahun .

Kegunaan Polonium 
           Karena unsure radioaktivitas tinggi , penggunaan secara komersialpun dibatasi hal ini karena polonium meluruh dengan cepat dan melepaskan energy yang besar dalam bentuk panas . penggunaan komersial untuk saat ini hanya untuk menghilangkan listrik statis dimesin dan menghilangkan debu dari film fotografi. Dalam kegunaannya tersebut , polonium harus disegel dengan hati-hati untuk melindungi pengguna . Unsur ini uga digunakan untuk termoelectrik di satelit dan pesawat luar angkasa lainnya.

Satu gram (1 grm)  Polonium , energy yang dilepaskan mencapai suhu 500ᵒC , menurut Royal Society of Chemistry.

Sebelum tahun 1940-an , tidak ada alasan untuk mengisolasi polonium dalam bentuk murni atau untuk memperoduksinya dalam jumlah substansial , karena tidak diketahui penggunaannya secara pasti . Namun pada pertengahan Perang dunia II , Army Corps of Engineers mulai mengorganisir Manhatan Engineer District , sebuah program penelitian dan pengembangan senjata rahasia dan menjadikan polonium sebagai unsure pentingnya dan menghasilkan senjata nuklir pertama didunia .
 
Kombinasi Polonium dan berilium , elemen langka lainnya bertindak sebagai inisiator Bom , menurut Atomic Heritage Foundation. Setelah perang , proyek penelitian polonium dipindahkan ke Mound Laboratory di Miamisburg Ohio. Selesai pada tahun 1949 , Mound lab menjadi komisi energy atom permanen pertama untuk pengembangan nuklir.


Bahaya Polonium Bagi Manusia :
  • Poisoning Polonium adalah racun bagi manusia bahkan dalam jumlah kecil , orang pertama yang mungkin meninggal karena keracunan polonium adalah Putri dari Marie Curie , Irene Joliot Curie. Pada tahun 1946 , kapsul Polonium meledak di bangku laboraturiumnya yang mungkin menajdi alasan dia mengidap leukemia dan meninggal 10 tahun kemudian .
  • Lumut mampu menyerap Polonium langsung dari atmosfer . didaerah utara , orang yang memakan rusa dapat memiliki konsentrasi polonium yang lebih tinggi dalam darah mereka , karena rusa memakan lumut.
  • Alexander Litvinenko , mantan mata-mata rusia yang tinggal dilondon sejak 2006 setalah mengkalim suaka politik , juga dilaporkan keracunan polonium .
  • Menurut The Wall Street Journal , Keracunan juga dicurigai pada kematian pemimpin palestina Yasser Arafat pada  tahun 2004 , karena tingkat polonium-210 yang terdeteksi pada pakaiannya.
  • Sebuah studi yang yang telah dityerbitkan dalam jurnal Nicotine & Tobacco Research , 2011. Menemukan bahwa perusahaan tembakau telah menyadari bahwa rokok dalam produk yang mengandung tembakau mengandung kadar Polonium yang rendah . Penulis penelitian menghitung bahwa Radioaktivitas dari polonium dalam rokok bertanggung jawab untuk 138 kematian untuk setiap 1.000 perokok selama 25 tahun .
  • Menurut jaringan data Toksikologi Nasional Institut Kesehatan AS . Penelitian lain menunjukkan bahwa dua kali lebih banyak polonium ditemukan pada rusuk perokok dibanding pada orang yang bukan perokok .




Source. Livescience
Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun