Tuesday, November 6, 2018

Kumpulan Penelitian Bioteknologi Rekayasa Tubuh Manusia

Kemajuan dalam bidang Bioteknologi menghantarkan ilmuwan-ilmuan menemukan, menciptakan atau merekayasa tubuh manusia pada tingkat Gen sehingga beberapa penelitian tersebut sampai dianggap tidak ber-etika.

Rekayasa gen embrio manusia 

          Sebuah penelitian yang mendapat kritikan pedas sebagai penelitian yang menakjubkan dalam dunia bioteknologi sekaligus mendapat kritikan dari banyak ilmuan sebagai penelitian tidak beretika . karena penelitian tersebut melakukan pengeditan gen embrio manusia sehingga gambaran umumnya dapat mengancam ras manusia .

Tim peneliti dari cina’s Beijing Proteome Research  Center pada bulan maret pada tahun 2017 lalu dan beberapa kelompok peneliti terpisah lainnya , berhasil melakukan pengeditan gen Embrio manusia yang viable setelah melakukan penelitian selama 5 tahun .

Keberhasilan penelitian ini diklaim sebagai solusi beberapa penyakit genetic , misalnya hemophilia , buta warna dan mungkin juga dapat memutus rantai HIV dari orang tua ke anaknya secara permanen  dan  lain-lain dan hal ini akan membantu umat manusia .  Dengan metode pengeditan gen embrio ini pula , dapat merancang fisiologi manusia , berupa penampilan bayi , mentalitas , bahkan juga merancang manusia super kuat , super cerdas, atau prajurit  perang  . meski kedengaran keren jika hal ini dilakukan tanpa batasan hokum sains dapat mengancam ras manusia .

Manusia Hybrid 

          Peneliti asal jepang , Shinya Yamanaka dan Kautoshi Takahashi pada tahun 2017 . Berhasil membuat sel induk dari sel somtik ,kulit .  Atau memanipulasi sel-sel somtik secara artifasial yang disebut Induced pluripotent stem cells (iPSC) . Sel induk yang merupakan jenis sel pada embrio awal yang dapat tumbuh menjadi jenis jaringan didalam tubuh  , atau bisa dikatakan sebagai sel awal pembentukan manusia . Dan kini mereka mempelajari bagaimana menumbuhkan organ penting  seperti ginjal , pangkreas  diluar tubuh . Merkea juga berkeyakinan dapat membuat sperma dan ovum berasal dari sel kulit .

Transformasi sel somtik diinduksi dengan menginjeksikan sel kulit dengan campuran gen yang menghasilkan protein yang disebut faktor transkripsi atau protein yang memiliki transkrip printah tertentu. Dalam system pertumbuhan embrio , protein seperti itu mengendalikan aktivitas gen dan mengarahkan sel sel untuk bertemu . Peneliti menemukan faktor transkripsi tertentu yang dapat membuat sel kulit bertindak seperti sel induk dan diarahkan oleh faktor lain untuk melakukan fungsi lain.

Ilustrasi sederhananya adalah sel kulit diambil dan dijadikan sel induk yang membentuk jaringan penting pada manusia , atau sel kulit menjadi sel sperma kemudian menjadi manusia diluar tubuh . Singkatnya adalah manusia menciptakan manusia .



Menggandakan masa hidup 

           Peneliti yang menamakan dirinya Rejuvenate Bio di startup berhasil membuat biomarker tubuh ketingkat yang lebih muda  . Dengan menggunakan metode terapi gen yang terinspirasi dari system yang terjadi pada siklus hidup cacing dan lalat yang dapat meningkatkan fungsi gen dan menggandakan masa hidup  , mereka mengkalim menemukan ramuan anti tua .

Meski baru berhasil menggunakan uji coba pada tikus , Menurut George Church dai Harvard medical school yang merupakan Co-Founder Startup mereka akan melakukan pengujian pada anjing dan nantinya pada Manusia .


Rahim Buatan 

          Peneliti yang merupakan Tim dokter di Philadelphia , Amerika . Berhasil membuat kemajuan baru di bidang Medis  yaitu Rahim buatan . Rahim buatan tersebut menggunakan ‘’Biobag’’ yang sudah dilengkapi dengan cairan ketuban didalamnya . Pertamanya mereka berhasil membesarkan jabang bayi atau Fetus domba berusia 104 hari selama 4 minggu . dengan biobag transparan tim peneliti dapat menyaksikan pertumbuhan fetus  domba .



Biobag ini dapat menjadi solusi baik yang dapat menyelamatkan bayi premature dunia , meski para peneliti menyampaikan bahwa biobag ini tidak untuk menggantikan peran rahim manusia sebenarnya . namun dimasa depan bukan tidak mungkin menjadi penunjang penelitian-penelitan lainnya terkait  manusia level-2.



Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun