Monday, November 26, 2018

Kecoak udang (Nauphoeta cinerea) Makanan kaya protein masa depan



Kecoak lobster memiliki distribusi diseluruh dunia dan pemukiman terbesar di kuba ,meksiko , brail ,Hispaniola dan kepulauan Galapagos . diAsia tenggara tersebar luas di Filipina , Sumatra , jawa dan singapura . Namun studi penelitian menunjukan bahwa asal dari kecoa udang ini berasal dari Afrika timur (IPB) , Afrika utara (BBC) . Beberapa studi menyebutkan bahw a kecoa udang atau kecoa lobster ini menyebar melalui lintas kapal perdagangan pada tahun 1952.

Kecoa udang atau lobster memiliki nama sinonim yaitu , Lipas tampa , Lipas Madeira , Lipas berbintikik-bintik dan woodie . Pada awalnya tahun 1789 kecoa lobster atau udang ini masuk dalam spesies bernama Blatta cinerea , dan mulai 1922 hingga sekarang bernama Nauphoeta cinerea.

Anatomi
Kecoa lobster atau kecoa udang berukuran 33mm , perut berwarna coklat , sayapnya keabu-abuan , pronotumnya berbintik-bintik , pergerakannya cepat , bisa memanjat , tidak bisa terbang meski bersayap . kecoa lobster ( nimfa) berwarna colat dan tidak bersyap , aktif dimalam hari dan bersembunyi disiang hari .



Kecoa lobster merupakan  hewan pemakan segala . dibeberapa Negara kecoa lobster diperjual belikan untuk pakan ternak , mudah dipelihara , berkembangbiak dengan baik pada suhu 25-30’c  . diketahui Di Bogor digunakan sebagai pakan ikan ,  umpan mancing .  Di Indonesia dilaman “Jualo” Kecoa lobster dijual dengan harga  Rp.100rb- per 100 grm



Potensi Makanan masa depan 

Menurut perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  . Pada tahun 2050  memprediksikan jumlah manusia dibumi sekitar 9.7 miliar  . Pertumbuhan penduduk inilah yang membuat PBB mengenalkan  Serangga masuk kedalam susuanan makanan manusia .

Bukan tanpa alasan , kecoa yang dianggap menjijikan ini ternyata memiliki tingkat protein yang sangat tinggi . dan kecoa tersebut adalah kecoa udang  atau kecoa lobster( Neophoeta Cinerea) .

Bahkan diketahui Roti tepung kecoa memiliki tingat protein yang jauh lebih tinggi darpada roti yang biasa kia makandua kali lipat dari Roti biasa  , dalam 100 gram irisan roti buatan sendiri mengandung 9.7 gram protein sedangkan roti kecoak mengandung 22,6 gram .

Ahli pangan Andressa Jantzen bersama lauren Menegon dari Federal university of Rio Grande (FURG) ,  ia mengatakan seorang insinyur pangan telah membuat tepung kecoak kering dan menjualnya dengan harga 51 dolar atau sekitar 750 ribu per kilogram .  Janten juga mengatakan bahwa 10 % tepung serangga dari tepung untuk membuat roti meningkatkan protein roti menjadi 133 % . (BBC Indonesia).

Produk dari tepung kecoa tidak memiliki perbedaan signifikan , bau warna , dan rasanya sama dengan roti biasa . Hanya saja menurut Enio Viera Profesor Gizi dan ahli kajian konsumsi serangga  , masalahnya adalah budaya yang belum dapat diterima oleh manusia untuk memasukkan serangga sebagai bahan makanan .

Namun PBB menegaskan bahwa Serangga telah menjadi bagian dari makanan dua miliar orang didunia . misalnya  Brazil , menurut asosiasi peternak serangga dinegara tersebut memiliki 95 jenis serangga yang dapat diamakan .



Source:

IPB .ac.id

BBC

Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun