Tuesday, November 6, 2018

Cara memasak Nasi rendah kalori

Nasi adalah makanan pokok beberapa Negara didunia termasuk Indonesia . Namun seiring perkembangan zaman dan trend untuk memiliki tubuh langsing, serta untuk menghindari beberapa resiko penyakit seperti obesitas dll.  Sehingga berbagai upaya untuk menghindari makanan yang mengandung lemak-kalori tinggi seperti nasi.

Diet , sebagaian besar orang salah mengartikan diet sebagai upaya menurunkan berat badan.  Yaitu sesorang sampai menghindari makanan yang sebenarnya memiliki manfaat yang besar bagi tubuh dan lebih siap menerima resiko yang besar untuk tujuan yang lebih sederhana. Diet sebenarnya berhubungan dengan pola makan yang teratur bukan benar-benar menghindari,  seperti halnya pada Nasi kita tidak harus meninggalkan nasi namun berupaya mengukur dan mengatur porsi dan waktu yang seharusnya dikonsumsi.

Berapa kalori yang terkandung dalam Nasi ?



Menurut United states Departement of Agriculture , dalam 100 gram nasi putih terdapat :

  • 130 kalori
  • 2,73 gram karbohidrat
  • 0.19 gram lemak
  • Sumber lain , dalam secangkir nasi terdapat 240 kalori yang dapat menjadi lemak jika tubuh atau aktivitas tidak mampu membakarnya .  

Lalu bagaimana cara mengurangi kalori pada nasi? 
     
          Sudhair James , pemimpin  penelitian di collage of Chemical Sciences  , Srilangka . menemukan cara memasak nasi yang dapat mengurangi kalori nasi hingga 50 % . Metode memasak nasi ini sangat sederhana , bahkan pada umumnya sama dengan cara biasanya hanya saja perlu ditambah perlakuan pada nasi tersebut .

Tutorial atau cara memasak Nasi rendah Kalori 

  • Masaklah air dengan panci , seukuran biasanya anda memasak nasi
  • Setelah mendidih , tambahkan 1 sendok teh minyak kelapa setiap setengah cangkir beras
  • Masukkan minyak terlebih dahulu kemudian beras 
  • Setalah matang , biarkan dingin dikulkas selang 12 jam 
  • Dan hangatkan ketika hendak makan . 



Bagaimana alasan memasak nasi rendah kalori tersebut dapat menurunkan kalori hingga 50 %?

           Sebelumnya , dalam nasi terdapat senyawa yang disebut ‘’Pati” . dan umunya terdapat dua macam yaitu , pati tercerna dan pati resisten . Pati tercerna diartikan sebagai Pati yang cepat diserap dalam tubuh dipecah menjadi glukosa dan disimpan menjadi lemak jika tidak ada aktivitas tubuh yang membakarnya . sedangkan Pati resisten yaitu pati yang tidak tercerna atau  dipecah menjadi glukosa dan menjadi lemak , yang langsung melewati usus seperti serat .

Dengan cara memasak diatas , sebenarnya merupakan metode Merusak senyawa nasi yaitu Pati yang otomatis berpengaruh pada menurunnya kalori , dengan mengubah Pati Tercerna menjadi resisten sehingga nasi tersebut hanya akan melewati system pencernaan tanpa dicerna sebagai gizi untuk tubuh .

Proses membuat pati tercerna menjadi resisten yaitu dengan cara menambahkan lemak menggunakan minyak kelapa , serta proses pendinginan akan menjadikan Pati pada nasi , Dominan resisten .

Penelitian tersebut sebenarnya mengacu pada penelitian-penelitan sebelumnya yang mengungkap pakta , bahwa Nasi goreng mengandung lebih banyak Pati resisten daripada nasi biasa . hal tersebut tentu karena dipengaruhi banyak hal seperti , ditambahkannya minyak sebagai bahan penggoreng  dll.



Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun