Sunday, October 7, 2018

Planet ke-9? tentang dan keberadaannya

Hipotesis tentang planet ke-9 dimulai pada tahun 2014 , seiring dengan ditemukannya planet planet kerdil yang mengorbit sangat jauh . Namun hingga kini planet X masih menjadi impian bagi para astronomi untuk dapat menemukannya dengan bukti – bukti yang bisa  meyakinkan dunia  . pada tahun 2016 lalu , astronom dari insitut technologo of  California , Mike Brown yang dikenal sebagai astronom pembunuh Pluto mengklaim mengamatinya di tepi tata surya . Namun, hal ini masih belum meyakinkan karena keberadaanya yang absurt karena litasan orbit yang sangat jauh . Dan hal itu perlu dikaji lebih jauh

Bagaimana alur dari parade planet kesembilan? 

        Sepuluh tahun terakhir ditemukan 3 benda angkasa yang dikategorikan sebagai pelanet kerdil , salah satunya yang baru ditemukan pada tahun 2015 yang diberi nama “Goblin” atau 2015 TG387 yang posisinya sangat jauh dari bumi . (TG = the goblin)

Penting untuk diketahui , sebuah benda langit masuk dalam kategori planet bila memiliki sifat , bukan merupakan sebuah satelit dari sebuah pelanet atau benda langit nonbintang ,memiliki gravitasi sendiri ,mengorbit mengelilingi matahari dan belum mengosongkan orbit dari benda angkasa lainnya kecuali satelitnya sendiri .

Diskripsi:

Goblin didiskripsikan sebagai planet yang diselimuti es , berdiameter 300 kilometer (186 mill) , diameter medan gravitasi 200 kali lebih lemah dari bumi dan berada pada orbit yang sangat panjang ,  titik terdekat Goblin dengan Matahari berjarak 2,5 kali lebih jauh dari jarak Pluto atau 65 kali dari jarak antara matahari – bumi . dengan matahari , dan titik terjauhnya berada di 60 kali jarak antara Pluto dengan Matahari . itu membuat Goblin mengorbit Matahari menghabiskan waktu sekitar 40.000 tahun dalam sekali putaran . dengan persentase hanya sekitar 0 – 1%  perjalanan goblin mengintari Matahari dapat dideteksi dari bumi .


Point :

Sebelumnya dua benda langit lainnya yang juga dikategorikan sebagai planet kerdil ditemukan terlebih dahulu yaitu sedna dan 2012 VP113 . dan hal menarik didapat bahwa ketiga benda langit yang dikategorikan sebagai “planet kerdil”  tersebut mengumpul pada suatu simpul lingkaran jika dianalogikan “ lintasannya bertemu” . Pertanyaan sederhananya adalah apa yang membuat benda langit kerdil ini mengorbit demikian?  Pengaruh gravitasikah? Dari pertanyaan inilah muncul kemungkinan bahwa ada sesuatu yang lebih besar dari mereka yang mempengaruhinya . yaitu mungkin planet ke-9

::Info, saran, kritik tambahan ke-halaman fp @sainspedia
Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun