Monday, April 16, 2018

Kertas dari kotoran Hewan

Kertas yang kita kenal sumber utamanya adalah berasal dari tumbuh-tumbuhan . Namun seiring dengan perubahan iklim , suhu bumi meningkat menyebabkan tumbuhan-tumbuhan terkena imbasnya . Ketidak mampuan beradaptasi pada lingkungan akan mengancam bebetapa % tumbuhan dimuka bumi .

Salah satu aspek penting dari tumbuh-tumbuhan adalah pembuatan kertas  , namun dengan kondisi demikian bukan tidak mungkin kertas akan menjadi barang mahal . Oleh sebab itu, perlunya alternatif baru untuk membuat kertas hal tersrbut juga diinginkan para ilmuwan untuk membuat kertas dari kotoran hewan.

Di Masa Depan, Kertas Akan Terbuat Dari Kotoran Hewan . Alasannya jika kita amati dan runtun dari belakang , kertas dibuat dari tumbuh-tumbuhan yang kemudian dilebur maka sampai proses ini hal yang sama dibuat oleh hewan-hewan yang juga memakan tumbuhh -tumbuhan .

Kambing- kambing yang asyik mengunyah rumput kering di Pulau Kreta rupanya memberikan ide bagi Prof Alexander Bismarck. Peneliti dari Universitas Wina ini lantas berpikir untuk membuat kertas berbahan kotoran hewan.

Menurut Prof Bismarck, selulosa sebagai bahan penyusun kertas selama ini diambil dari pohon. Padahal, seperti yang kita tahu, kondisi hutan semakin menipis. Oleh karena itu, dia dan rekan-rekannya tergerak untuk bereksperimen membuat kertas dari kotoran hewan.

Kotoran hewan diketahui juga mengandung selulosa. Bahkan, hampir 40 persen zat yang tersusun di dalam feses hewan tertentu merupakan selulosa.

“Hewan memakan biomassa kelas rendah yang mengandung selulosa. Lalu dikunyah dan bercampur dengan enzim dan asam di perut. Lalu keluarlah kotoran,” ujarnya dilansir dari New Atlas pada Kamis (29/3/2018).


Proses pembuatan kertas dari kotoran Hewan
  • Pertamanya, kotoran hewan dilarutkan dengan natrium hidroksida. Tujuannya untuk memisahkan lapisan lignin polimer organic. Pada tahap ini, protein dan sel mati di dalam kotoran hewan juga ikut terlepas.
  • Setelah jadi bubur, para peneliti membubuhi natrium hipklorit supaya warnanya berubah putih, sekaligus menanggalkan bekas lignin yang masih menempel. Bubur yang sudah putih inilah yang kemudian dijadikan kertas.

Keuntungan menggunakan Kotoran Hewan

  • Kertas dari tinja hewan diklaim sebagai produk ramah lingkungan karena memanfaatkan yang selama ini terbuang. Tak hanya itu, pembuatan kertas tidak membutuhkan banyak bahan kimia lantaran telah dibantu oleh proses pencernaan hewan.

Limbah atau Residu 

  • Lignin yang tidak terpakai dalam pembuatan kertas juga tidak disia-siakan. Ia bisa diolah sebagai pupuk dan bahan bakar. Manfaat lainnya, kertas berbahan kotoran hewan bisa dipakai untuk memperkuat komposit polimer dan menyaring air limbah sebelum menuju tempat pembuangan.


Pernahkah anda cium bau kertas yang masih baru? admin sih ngedebak bau kayak kotoran hewan seperti anjing atau kucing U.W.O.O.K

Melihat segudang manfaatnya, dan besarnya kemungkinan serta nilai dan harga produksinya bukan tidak mungkin kalau kertas yang dipakai oleh generasi mendatang akan terbuat dari kotoran hewan.

Setelah bereksperimen dengan feses hewan kuda, sapi, dan gajah; Prof Bismarck dan kolega memberikan kesimpulan bahwa proses pembuatan kertas dari kotoran hewan lebih murah dan mudah dibandingkan pembuatan kertas dari pohon.

Prof. Bismarck memaparkan kajiannya tersebut dalam 255th National Meeting & Exposition of the American Chemical Society, Rabu (28/3/2018).


Sc.Nasional Geografic- kompas
Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun