Sunday, February 11, 2018

Mitologi Kisah "Putri Nyale" Jelmaan Putri Mandalike


Kisah:
Di malam bulan dan tanggal yang telah
ditentukan itu para pangeran dari siyu(1000) negara yang telah
menyatakan diri siap untuk menghadiri
sayembara memperebutkan putri
mandalika itu telah berkumpul di
lapangan tampah boleq (sebuah lapang dalam bahasa kerajaan sasak kuno) . Lapangan tampah boleq kian padat oleh kehadiran seluruh rakyat kaliantan yg akan menyaksikan pertarungan nyawa merebut putri cantik yg mulia hati itu.

Iya.... dia putri yg sangat cantik, konon ibunya adalah seorang bidadari yg ditemukan terdampar dipantai kaliantan oleh sang raja saat
berjalan-jalan mengitari pantai di sore
hari. Gadis Bidadari itu di temukan
menangis di pinggir
pantai.

Ketika raja mendekatinya, sang raja terkejut lalu terjatuh tersungkur dan pingsan. Betapa tidak gadis yg kono seorang bidadari itu ternyata tak berbusana, hampir seluruh tubuhnya telanjang bulat. la hanya menutupi kemaluannya dengan dedaunan yg ia petik di sekitar pantai tersebut .

Melihat pemuda
tanpan yg pingsan itu sang bidadari
menghentikan rintihnya lalu
menolongnya. Ketika raja siuman dan
membuka mata, sang raja pingsan lagi, bangun lagi dan pingsan lagi, kejadian ini terulang berkali2  beberapa orang berpendapat sang raja pingsan hingga tujuh kali .

Setelah itu tanpa basa basi sang raja
memberikan dodotnya (kain panjang yg
di sabuk) lalu memapah sang bidadari
menuju Kerajaan. Inilah sosok ibu yg kemudian menjadi ibu kandung dari putri mandalike. Maka tentulah kecantikannya bukan sesuatu ygkebetulan melainkan keturunan dari sang ibunda. Sifat dan karakter putri mandalika pun sangat terkenal sebagai pribadi yq mulia. la juga sosok gadis yg cerdas, sejak berusia 10 tahun  sudah menguasai 99 bahasa dunia.

Sang putri mandalika selalu menjalani
hidupnya dengan penuh ceria. Sampai suatu hari , Sejak sebulan lalu setelah
sang raja memutuskan bahwa ia akan
mengawini putrinya dengan pangeran yg keluar sebagai pemenang dalam
pertarungan berdarah seribu pelamar di alun-alun kerajaan yg disebut tampah boleq. Ia ,ternyata kesempurnaan putri mandalike harus dimiliki dengan sayembara pertarungan .

Tanpah artinya tanah lapang yang luas atau penggal leher dan boleq artinya saling berkelahi. Rupanya keputusan ayahnya membuat keceriaannya menjadi padam utk selamanya

Pada saat itu tanggal 19 bulan 10 penanggalan sasak. Satu mala sebelum acara pertempuran akan segera di gelar.  Para pangeran dari seluruh kerajaan dgn seluruh pengikutnya telah membangun tenda-tenda yg megah dihamparan tanpah boleq Di malam ke 19 itu sang raja mengajak putri untuk berkeliling melihat kesiapan para petarung di tanpah boleq. Dengan di
iringi ratusan dayang2 yg berpayung
warna hitam sang putri menyisik
(berjalan2 di pantai yg menjadi sisi
tanpah boleq) seluruh dayang-dayang
menghibur sang putri dengan kekayaq
(lagu-2 dari sair2 pantun) berharap agar murung berkepanjangan sang putri jadi hilang .



Dengan iring-iringan tersebut para  pangeran tertarik dgn barisan putri vg menyanyikan lagu-lagu merdu tentang syair muda-mudi itu. Para pangeran ikut berbaris dibelakang barisan sang putri, sambil menyahut tiap kekayak yg dilantunkan para dayang Sautan kayak hingga malam tersebut menjadi ramai .

Kini para dayang dan putri
menempati tenda panitia yg dibangun
sekitar bibir pantai. Sungguh malam 19 itu sangat meriah dengan kehadiran sang putri. Pangeran dari berbagai negara menggelar seni dan budaya mereka masing-masing utk
menarık hati sang putri yang datang
menonton. Mereka saling bersaing
(bepapasan) antara masing2 kesenian
Kemeriahan malam itu berlanjut hingga larut malam.

Masing2 sibuk dan bersuka
cita menonton berbagai kesenian yang
ditampilkan oleh berbagi negara
Kemeriahan ini tak pernah dan tak akan pernah terulang kembali. Itulah yg dikatalkan rakvat kaliantan ,  hingga
seluruh rakyat tumpah ruah memadati
tanpah boleq. Mereka bersenang - senang sepanjang malam Dalam suasana larut dlm kegembiraaın. Namun bagi sang putri kegembiraan yang didepan mata hanya menambah sesak dan semakin pekat hatinnya . Bagaimana tidak mereka berbahagia dan esok akan saling membunuh satu sama lain hanya untuk memperbutkan dirinya .


Dan ditengah kegembiraan tersebut sesuatu terjadi ,  tiba2 terdengar deburan air laut yg sangat keras seperti sebuah benda langit yg besar
dıjatuhkan dari angkasa. Sesaat
kemudian air laut memutar dan
menciptakan lubang yg sangat dalam
dan aneh, lalu airnya  menyembur keatas.

Apa yang terjadi pada sang putri ditengah kemurungan , pekatnya perasaannya adalah menemukan cara menghilang atau mengakhiri hidupnya sehingga tidak menjadi perebutan bwrdarah . Sang putri menceburkan dirinya kedalam laut yang menganga besar , hingga laut membawanya pergi . Teriakan para dayang yang melihat putri mandalika menceburkan diri kedalam laut, sesaat pergelaran pesta seni budaya sepanjang malam itu menjadi huru hara yang gaduh. Semua orang muda, tua. bahkan anak-anak berlarian ke laut untuk mencoba mencari dan menyelamatkan sang putri .

Suara gemuruh kegembiraan tiba' tiba berubah dengan suara yang sama
putri !! Putri!! Putri!! Mereka memanggilnya .

mereka terus saja mencari putri
mandalika yq sangat mereka sayangi Tak ada oranv yg tersisa berpijak kaki di darat. Semua turun ke laut utk menolong sang putri. ketika pajar telah datang tiba -tiba terdengar
suara lembut dari laut yang dapat didengar oleh semua orang ditempat itu:

"Wahai rakyatku, yg sangat aku cintai dan Kalian wahai para pangeran dari siyu negara, janganlah kalian saling membunuh Karena aku, aku ingin menjadi milik kalian semua. Oleh karena itu bagi kalian yq mencintaiku datanglah kemari (dilaut ini ) di bulan 10 pd tanggal 19 dan 20 , Kalian akan menemukanku dalam wujud yang lain, tangkap dan nikmatilah aku bersama-sama ,  jadikanlah aku sebagai obat atas penyakitmu yg akan menjangkitmu..

ingat!!  ingat Ingat!!  ingat.Ingat!!



Suasana sepi mencengkam semua orang  membisu dan masih bertanya dala benak mereka , apa yang terjadi?. Tiba-tiba muncul mahluk seperti cacik tpi lebih kecil dan lebih panjang
Lalu semua orng mengambilnya  menggunakan baju atau kainnya sambil menangis dan meratap.

mereka menangkap hewan yg mereka
sebut sebagai penjelmaan dari putri nyale (nama lain dr putri
mandalika) dan hingga kini dan mungkin untuk selamanya oranh akan datang utk bau nyale
(menangkap nyale).

~
Diedit dari fb @syahdy janap

Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun