Monday, December 18, 2017

44 unsur kimia terancam punah



Dari 118 unsur atau element kimia yang menyusun bumi terdapat 44 unsur yang berada pada garis keterbatasan dan terancam punah . table priodik standar yang  telah dibuat dari berbagai bentuk , versi modern yang sampai sekarang digunakan dibuat oleh pemenang nobel glenn Seaborg pada tahun 1944, sederhana dan sangat membantu dalam bidang kimia menjelaskan unsur – unsur , sifatnya bahkan juga digunakan untuk memprediksi unusr- unsur yang belum ditemukan .



        Dan baru – baru ini Pada tahun 2011, Mike Pitts dan rekan-rekan dari chemistry innovation knowledge transfer network . membuat sebuah model tabel priodik baru untuk tujuan lain yaitu untuk menunjukan element yang berisiko terancam punah .  klasifikasi unsur – unsur tersebut didasarkan pada alasan penting terhadap tingkat pemakaian , penawaran – permintaan ,  sulitnya ekstraksi dan pemurnian , praktik daur ulang yang tidak ada atau tidak efisien atau karena kelangkaan dimuka bumi . dari 44 unsur yang diklasifikasi sebagai unsur yang terancam punah yaitu seperti  golongan alkali tanah , sengn , gallium , germanium , helium , perak dn bahkan posfor.

44 unsur tersebut dibagi menjadi 3 kelompok didasarkan pada tingkat ketersediaan serta ancaman kelangkaan secara gelobal , yaitu ;

1. Limitid avaliblity = future Risk to supply 

        Yaitu kelompok dengan ketersediaan yang terbatas , baik dialam ataupun kesulitan dalam pengolahannya , belum ditemukan metode alternative atau daur ulang yang efisien. ancamannya adalah bagi pengguna karena kurangnya ketersediaan dari penyuplai bahan . bahan bahan ini adalah merupakan bahan yang sangat mendasar sebagai pondasi bahan dasar bahkan bahan dasar kehidupan . kelompok ini berasal dari golongan alkali tanah – oksigen  Li , Mg , Sr, Sc , Y , La , Zr , V , Nb , Cr , Mo , W , Mn , Re , Sm , Co , Ni , Pd , Cu , Au , Cd , Hg , B , Ti , Sn , Pb P , Sb , Bi , Se .

2. Rising Threat from Increased use 

         Yaitu kelompok dengan pemakaian atau permintaan yang semakin meningkat . dengan meningkatnya permintaan ini , menjadi ancaman baik pada ketersediaan dialam , pengolahan maupun bahan dasarnya . umumnya bahan – bahan ini merupakan bahan yang cukup menjadi incaran dalam industry , sekala besar . kelompok ini diisi dengan unsure Ta , U , Ru , Os , Rh , Ir , Pt ,

3. Serious Threat in the next 100 years 

        Kelompok ini merupakan kelompok yang diprediksi paling mengancam , karena selain ketersediaan dibumi yang semakin menipis atau penggunaanya yang besar dan sulitnya menemukan alternative serta metode daur ulang yang efisien kelompok ini merupakan kebutuhan yang serius dan kekebradaanya diakui dibumi semenjak bumi ada . kelompo ini diisi oleh unsure atau element seperti Hf , Ag , n , Ga , Ge , As , Te dan He .

        Namun untungnya sebagian dari unsur- unsur tersebut , pada dasarnya tidak bisa habis seperti helium meski sifatnya terbatas namun unsur aslinya tidak bisa dihancurkan . Pertanyaannya bagaimana manusia dapat mengambil bahan- bahan tersebut dari simpenan yang terkonsentrasi dan dapat mendistribusikannya lebih mudah ? . atau menemukan solusi terhadap unsur-unsur yang menipis dialam untuk mengetahui cara memulihkannya .3

         Berbagai upaya dilakukan untuk mencari solusi alternative untuk menghadapi kelangkaan yang dapat terjadi dan dapat mencukupi pasokan untuk permintaan untuk tahun- tahun kedepan . Menurut martyn poliakoff (ahli kimia , universitas Nottingham) “ ini menjadi ladang baru atau sebuah situasi yang baik bagi para ahli kimia untuk dapat mengkatalis solusi terhadap masalah ini “  .

         Roderick Eggert, deputi direktur insitut bahan kritis mengatakan dari American chemical society’s green chemistry and engineering conference tahun lalu mengatakan eksplorasi akan meningkat , penelitian dan pengembangan akan sangat meningkatkan efiseinsi untuk dapat membuat unsur-unsur tersebut sebagai sebuah produk . dengan adanya tabel priodik tersebut menjadi tantangan baru untuk dapat bertanggung jawab bersama-sama.

acs.org
Previous Post
Next Post

0 komentar:

santun