Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

ARUS, TEGANGAN DAN DAYA LISTRIK

Assalamu'alaikum Sobat-sobat yang lagi nyimak tulisan ini.Apa kabar Anda malam ini??? Semoga baik ya dan selalu dalam lindunganNYA, Aamiin....

Kali ini kita akan berdiskusi tentang arus, tegangan dan daya listrik secara lebih mendalam, cukup sederhana tapi setidaknya bisa membantu kita memperkuat konsep tentang arus, tegangan dan daya listrik. Untuk itu langsung saja kita mulai diskusinya.!!!

ARUS LISTRIK

Besaran satuan untuk arus listrik adalah ampere simbolnya A. Hanya sedikit orang yang menggunakan kata 'ampere', umumnya yang digunakan adalah 'amp'. Sebuah lampu listrik yang dipasok dari sumber listrik (mains) membutuhkan kurang lebih sepertiga amp untuk membuatnya bersinar terang. Sebuah pemanas ruangan dua-batangan membutuhkan kurang lebih 8 amp.

Arus listrik dengan jumlah (atau magnitudo) yang lebih kecil diukur dengan satuan miliamp. Satuan miliamp, yang simbolnya mA, adalah seperseribu dari satu amp. Sebuah bohlamp lampu senter membutuhkan 60 mA atau kurang. Satuan arus listrik yang lebih kecil lagi adalah mikroamp, yang simbolnya adalah μA. Satuan mikroamp adalah seperseribu dari satu miliamp atau sepersejuta dari satu amp.Jam-jam dinding listrik atau jam-jam tangan listrik hanya membutuhkan beberapa mikroamp. Itu sebabnya sebuah baterai AAA tunggal mampu menghidupkan sebuah jam dinding digital selama berbulan-bulan.


Arus mengalir di sepanjang  jalur rangkaian listrik. Arus mengalir dari terminal positif baterai, melewati lampu dan kembali ke baterai melalui terminal negatif. Besarnya arus yang mengalir di semua bagian rangkaian listrik sama.

TEGANGAN LISTRIK

Tegangan listrik adalah gaya listrik yang menggerakkan arus untuk mengalir di sepanjang sebuah rangkaian listrik. Besaran satuan untuk tengan listrik adalah Volt, dengan simbol V. Kebanyakan sel listrik menghasilkan tegangan sebesar kurang lebih 1,5 V. Tegangan sumber listrik PLN adalah 230 V.

Di sebuah stasiun pembangkit listrik, tegangan yang dibangkitkannya lebih besar dan diukur dalam satuan kilovolt yang simbolnya kV. Satuan kilovolt setara dengan seribu volt. Pada saluran-saluran transmisi tegangan tingg, tegangan yang ada dapat mencapai 400 kV.

Tegangan-tegangan yang lebih rendah diukur dalam satuan milivolt, dengan simbol  mV. Satu milivolt adalah seperseribu dari satu volt. Tegangan-tegangan yang lebih rendah lagi diekspresikan dalam satuan mikrovolt, dengan simbol μV. Sinyal-sinyal listrik yang datang dari sebuah mikrofon dan perangkat-perangkat sensor lain pada umumnya terukur dalam bilangan milivolt atau mikrovolt.

DAYA LISTRIK

Daya listrik mempresentasikan laju perubahan energi yang dihasilkan oleh sebuah perangkat listrik, dari satu bentuk energi ke bentuk lainnya. Sebagai contoh, sebuah pemanas ruangan merubah energi listrik menjadi energi panas. Laju perubahan ini dinyatakan dalam satuan watt. Simbol untuk besaran watt adalah W.

Sebuah lampu listrik kelas menengah bekerja  pada daya 75W. Sebuah alat pemanas dua-batangan memiliki rating daya 2000 W, atau 2 kilowatt.Daya yang dihasilkan oleh sebuah stasiun pembangkit tenaga listrik (yang mengkonversikan energi yang tersimpan di dalam batu bara menjadi energi listrik) terukur dalam bilangan megawatt.

Dapat diperlihatkan bahwa daya yang dibangkitkan oleh sebuah perangkat listrik sebanding dengan besarnya arus yang mengalir melewatinya. Daya juga sebanding dengan tegangan yang menggerakkan arus tersebut. Semakin besar arus dan semakin besar gaya gerak listriknya, semakin besar pulalah daya yang dihasilkan. Apabila kita menuliskannya dalam persamaan: 
daya=arus x tegangan
 (Bishop, 2004:12)



Nah itu tadi sedikit mengenai arus, tegangan dan daya listrik. Kalau ada sobat-sobat yang masing bingung memahami konsep dari masalah kita ini, mari kita analogikakan sebagai sebuah jalan raya. Kendaraan-kendaraan seperti motor, mobil dan kendaraan yang lainnya kita anggap sebagai muatan, sehingga kendaraan-kendaraan yang melintas kita sebut sebagai arus. Jika kendaraan berhenti (tidak ada gerakan) maka tidak ada arus kendaraan pada jalan.Jadi kalau muatan diam (muatan tidak mengalir) maka tidak ada arus.

Itu sedikit tulisan untuk malam ini, semoga bisa membantu dan lebih memahami konsep dari arus, tegangan dan daya listrik.. Selamat malam sobat setia fisika, dan selamat beristirahat...


Wassalamu'alaikum Warahmatullah..................

Post a comment for "ARUS, TEGANGAN DAN DAYA LISTRIK"

Berlangganan via Email